JALANUTAMA.COM, Metro – Pemerintah Kota Metro bersama Badan Amal Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Metro menyalurkan bantuan untuk TK Khodijah Metro Barat yang sebelumnya mengalami kebakaran akibat korsleting listrik. Penyerahan bantuan berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Metro, Jumat, 24 Oktober 2025.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah dan BAZNAS menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp35 juta serta 150 sak semen untuk mendukung pemulihan dan pembangunan kembali fasilitas pendidikan yang terdampak.
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan rasa syukur sekaligus empatinya kepada pihak sekolah. Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian pemerintah, meski belum sepenuhnya mampu menutupi seluruh kebutuhan pascakebakaran.
“Bantuan ini bukan untuk mencukupi semuanya, tetapi sebagai wujud empati dan semangat dari kami, pemerintah daerah, agar proses pemulihan bisa berjalan dan menjadi motivasi bagi semua pihak,” ujar Bambang.
Ia berharap musibah tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan ukhuwah antarumat beragama di Kota Metro yang selama ini dikenal sebagai kota yang aman dan toleran.
Dalam sambutannya, Bambang juga mengajak seluruh organisasi Islam di Kota Metro untuk menjaga persatuan dan menjalin harmonisasi dengan masyarakat non-muslim sebagai bagian dari kekuatan sosial kota.
“Saya ingin semua organisasi Islam di Kota Metro bersatu menjaga ukhuwahnya. Kita hidup berdampingan dengan saudara-saudara non-muslim, dan itu menjadi kekuatan kebersamaan kita,” ujarnya.
Bambang turut mengingatkan BAZNAS Kota Metro untuk terus menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
“Saya ingin BAZNAS dapat menunjukkan bahwa dana yang dikumpulkan benar-benar dikembalikan untuk kepentingan sosial, karena kepercayaan masyarakat adalah hal yang paling berharga,” kata dia.
Ketua BAZNAS Kota Metro, Joko Suroso, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah, termasuk penempatan kantor baru BAZNAS yang kini berada di samping BPPRD Kota Metro.
Meski belum selesai renovasi, kantor tersebut telah digunakan untuk operasional dan pelatihan dasar kelompok.

Joko melaporkan adanya peningkatan signifikan dalam jumlah penerima manfaat zakat dalam dua bulan terakhir. “Atas prakarsa Bapak Wali Kota, jumlah penerima manfaat meningkat dari 100 menjadi 500 dan hasilnya salah satunya kami salurkan untuk membantu TK Khodijah yang terkena musibah,” ujarnya.
Ia menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus meningkatkan penghimpunan dan pendistribusian dana zakat sesuai amanah regulasi tentang pengelolaan zakat nasional.
Ketua PC Muslimat NU Kota Metro, Siti Rumzanah, yang turut mendampingi pihak sekolah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepedulian Pemkot Metro dan BAZNAS.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada TK Khodijah sebesar Rp35 juta dan 150 sak semen,” ujar Siti.
Ia berharap bantuan tersebut dapat mempercepat proses perbaikan sarana dan membuat kegiatan belajar-mengajar kembali berjalan normal.
Solidaritas sosial yang terbangun, menurutnya, menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat Metro terhadap dunia pendidikan. (ADV)











