Menu

Dark Mode
Ketika Dekan Mundur dan Statuta Terdiam, Kepemimpinan Diuji Ke Mana Hilangnya Dekan Fakultas Teknik UM Metro? Polemik Anggaran RSUD Ahmad Yani, Pemerhati Kebijakan Tolak Label “Fitnah” dan Desak Audit DPRD Punya Kewenangan, Eksekutif Punya Kewajiban Jangan Sampai Rakyat Kehilangan Kepercayaan Musrenbang Metro 2027 Digelar, Ria Hartini Ingatkan Ancaman Infrastruktur dan Alih Fungsi Lahan Andai Kota Metro Bahagia

Daerah

Wali Kota Metro Pimpin Langsung Gerakan PSN 3M-Plus, Upaya Pemberantasan DBD

badge-check


					Wali Kota Metro Pimpin Langsung Gerakan PSN 3M-Plus, Upaya Pemberantasan DBD Perbesar

JALANUTAMA.COM, METRO – Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, melakukan peninjauan langsung terhadap kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M-Plus yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Kota Metro.

Kegiatan ini berlangsung di Gerbang Prasanti, Jalan Yos Sudarso, Metro Pusat pada Jumat (16/5/2025).

Dalam kegiatan itu, Wali Kota didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Camat Metro Pusat, serta para lurah setempat.

Kehadiran para pemimpin daerah ini menjadi simbol kuat dukungan pemerintah terhadap gerakan pemberantasan penyakit demam berdarah.

Bambang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, gerakan seperti PSN 3M-Plus tidak akan berjalan efektif tanpa peran aktif warga.

“Agenda kita pagi ini adalah pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan Prasanti. Kehadiran Bapak/Ibu sekalian sangat kami apresiasi. Ini bukti bahwa masyarakat mulai sadar dan peduli akan kesehatan lingkungan,” ujarnya.

Menurut Bambang, partisipasi masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyakit.

Pemerintah hanya bisa mendampingi, tetapi peran utama tetap berada di tangan warga.Gerakan 3M-Plus sendiri meliputi Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, serta tindakan tambahan seperti menggunakan obat nyamuk dan memperbaiki saluran air.

Menurutnya, keberadaan nyamuk pembawa virus dengue dapat diminimalisir jika seluruh masyarakat secara rutin dan sadar melakukan tindakan pencegahan di rumah masing-masing.

“Jangan sampai kita menunggu sakit dulu baru bergerak,” ujarnya.

Dia menegaskan pentingnya peran lurah dan camat untuk terus menghimbau masyarakat.

“Saya minta kepada Kepala Dinas Kesehatan, Camat, dan Lurah, jangan bosan-bosan mengingatkan warga. Edukasi itu harus dilakukan terus-menerus,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro turut memberikan laporan dan imbauannya kepada warga.

Ia menyampaikan, kegiatan PSN 3M-Plus hari ini dilaksanakan secara serentak di seluruh 22 kelurahan di Kota Metro.

Kepala Dinas Kesehatan, Eko Hendro Saputra, menyebutkan bahwa kasus demam berdarah di Kota Metro pada tahun 2024 mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Hal ini menjadi latar belakang kuat dilaksanakannya gerakan PSN secara masif.

“Penyakit demam berdarah tidak bisa diatasi hanya oleh petugas kesehatan. Masyarakat juga harus terlibat aktif menjaga kebersihan lingkungannya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa nyamuk Aedes aegypti, pembawa virus dengue, sangat cepat berkembang biak jika lingkungan tidak bersih dan banyak genangan air.

Oleh karena itu, upaya pembersihan harus menjadi kebiasaan. Gerakan ini merupakan satu-satunya cara yang paling efektif untuk memutus siklus hidup nyamuk.

“PSN secara gotong royong dinilai sebagai strategi yang telah terbukti ampuh dalam pengendalian DBD,” kata dia.

“Tak hanya itu juga, seluruh elemen masyarakat tetap semangat dan menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari budaya hidup bersih. Kalau kita semua peduli, maka risiko tertular DBD bisa ditekan secara drastis,” papar Eko.

Eko juga mengajak semua pihak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga tempat kerja, untuk terus memantau dan memastikan tidak ada tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk.

“Kegiatan ini tidak hanya sehari, tapi harus menjadi kebiasaan harian,” tambahnya.

Sementara itu, warga yang hadir dalam kegiatan tersebut menyambut positif inisiatif dari pemerintah.

Banyak dari mereka mengaku senang karena lingkungan mereka mendapat perhatian khusus dalam upaya pencegahan penyakit.

Salah satu warga Prasanti, Rafael (23), menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini membuat masyarakat lebih sadar akan pentingnya kebersihan.

Ia berharap pemerintah dapat mengadakan kegiatan serupa secara rutin di masa mendatang.

Partisipasi masyarakat terlihat antusias. Mereka tidak hanya mengikuti arahan petugas, tetapi juga turut membersihkan lingkungan sekitar dan mengajak tetangga untuk bersama-sama berkontribusi.

Kegiatan ini diakhiri dengan pengecekan langsung oleh Wali Kota dan rombongan ke beberapa rumah warga untuk memastikan langkah-langkah 3M telah diterapkan.

Pemerintah juga membagikan brosur dan alat pembersih kepada warga.

Dengan semangat kebersamaan, Kota Metro berharap bisa terbebas dari ancaman demam berdarah. Gerakan PSN 3M-Plus ini menjadi langkah awal dalam menciptakan kota yang sehat dan bahagia bagi seluruh warganya. (ADV)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Polemik Anggaran RSUD Ahmad Yani, Pemerhati Kebijakan Tolak Label “Fitnah” dan Desak Audit

3 April 2026 - 21:24 WIB

DPRD Punya Kewenangan, Eksekutif Punya Kewajiban Jangan Sampai Rakyat Kehilangan Kepercayaan

18 March 2026 - 14:42 WIB

Musrenbang Metro 2027 Digelar, Ria Hartini Ingatkan Ancaman Infrastruktur dan Alih Fungsi Lahan

12 March 2026 - 16:13 WIB

Andai Kota Metro Bahagia

11 March 2026 - 05:57 WIB

Wasekbid PAO HMI Cabang Metro Dorong Pemerintah Daereah kota Subulussalam Klarifikasi Isu BBM di Tengah Antrean Panjang SPBU

6 March 2026 - 15:55 WIB

Trending on Daerah