Menu

Dark Mode
Ketika Dekan Mundur dan Statuta Terdiam, Kepemimpinan Diuji Ke Mana Hilangnya Dekan Fakultas Teknik UM Metro? Polemik Anggaran RSUD Ahmad Yani, Pemerhati Kebijakan Tolak Label “Fitnah” dan Desak Audit DPRD Punya Kewenangan, Eksekutif Punya Kewajiban Jangan Sampai Rakyat Kehilangan Kepercayaan Musrenbang Metro 2027 Digelar, Ria Hartini Ingatkan Ancaman Infrastruktur dan Alih Fungsi Lahan Andai Kota Metro Bahagia

Uncategorized

Pemkot Metro Gelar Edukasi Kesehatan Mata dan Donasi Kacamata untuk Pelajar SMP

badge-check


					Pemkot Metro Gelar Edukasi Kesehatan Mata dan Donasi Kacamata untuk Pelajar SMP Perbesar

JALANUTAMA.COM, Metro – Pemerintah Kota Metro melalui Asisten Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Silfia Naharani, membuka kegiatan Edukasi Kesehatan Mata dan Pemberian Donasi Kacamata bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Acara berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kota Metro pada Kamis, 20 November 2025.

Dalam sambutannya, Silfia mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan peserta didik sekaligus upaya memperkuat mutu pendidikan di daerah.

Ia menegaskan kesehatan mata menjadi faktor yang berpengaruh langsung terhadap kemampuan belajar siswa. “Pemerintah Kota Metro sangat mengapresiasi langkah Yayasan Mata Sehat Indonesia yang telah berkolaborasi dan memberikan perhatian khusus kepada anak-anak kita,” ujarnya.

Silfia juga menyoroti meningkatnya penggunaan gawai di kalangan pelajar yang dinilai dapat berdampak buruk pada kesehatan mata bila tidak dikendalikan.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kebiasaan positif dan meningkatkan kesadaran pelajar dalam menjaga kesehatan penglihatan.

Ketua Yayasan Mata Sehat Indonesia, Nur Anwar, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pihaknya terus mengampanyekan pentingnya menjaga kesehatan mata, terutama di tengah meningkatnya intensitas penggunaan ponsel pada pelajar.

Ia menegaskan paparan layar yang berlebihan dapat memicu mata lelah, penglihatan kabur, hingga risiko gangguan jangka panjang.

“Anak-anak sekarang sering menggunakan ponsel dan berbagai jenis gadget dalam waktu lama. Kebiasaan ini tanpa disadari dapat berdampak buruk pada kesehatan mata,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Nur Anwar juga memberikan saran bagi pelajar untuk mencegah gangguan penglihatan, antara lain mengurangi durasi menatap layar ponsel, menerapkan aturan 20-20-20—mengalihkan pandangan setiap 20 menit ke objek berjarak 20 kaki selama 20 detik—serta membaca dengan pencahayaan cukup.

Ia juga mengimbau agar pelajar tidak menggunakan gawai dalam ruangan gelap dan segera memeriksakan mata bila mengalami keluhan berkelanjutan.

Selain edukasi, kegiatan ini dirangkai dengan pemberian donasi kacamata kepada siswa yang sebelumnya telah menjalani pemeriksaan mata.

Program tersebut diharapkan membantu pelajar dengan gangguan penglihatan agar lebih nyaman mengikuti proses pembelajaran.

Acara berlangsung tertib dan disambut antusias. Orang tua siswa, para guru, serta tamu undangan turut menghadiri kegiatan tersebut. (ADV)

.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Polemik Anggaran RSUD Ahmad Yani, Pemerhati Kebijakan Tolak Label “Fitnah” dan Desak Audit

3 April 2026 - 21:24 WIB

DPRD Punya Kewenangan, Eksekutif Punya Kewajiban Jangan Sampai Rakyat Kehilangan Kepercayaan

18 March 2026 - 14:42 WIB

Musrenbang Metro 2027 Digelar, Ria Hartini Ingatkan Ancaman Infrastruktur dan Alih Fungsi Lahan

12 March 2026 - 16:13 WIB

Wasekbid PAO HMI Cabang Metro Dorong Pemerintah Daereah kota Subulussalam Klarifikasi Isu BBM di Tengah Antrean Panjang SPBU

6 March 2026 - 15:55 WIB

Polemik THR dan TPP ASN di Metro, DPRD Minta Pemkot Tak Berlindung di Balik Efisiensi Anggaran

2 March 2026 - 20:18 WIB

Trending on Daerah