Sekretaris Umum HMI Cabang Metro Desak Kapolda Lampung Evaluasi Total Kapolres Lampung Timur atas Keterlibatan dalam Pemira di UIN Jusila Kota Metro
Heri Setiawan selaku Sekretaris Umum menilai keterlibatan pihak Kepolisian Lampung Timur dalam Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) di UIN Jusila Kota Metro sebagai kesalahan fatal yang mencederai ruang demokrasi mahasiswa.
“Kehadiran dan keterlibatan pihak kepolisian dalam Pemira UIN Jusila merupakan kesalahan fatal karena berpotensi menimbulkan tekanan psikologis serta mengganggu kebebasan berpendapat yang seharusnya dijaga di lingkungan akademik, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi,” ujarnya.
Heri juga menilai bahwa keterlibatan tersebut tidak hanya mencederai prinsip demokrasi, tetapi telah menyentuh ke ranah fundamental kebebasan akademik yang seharusnya bebas dari intervensi pihak mana pun.
“Keterlibatan ini tidak hanya mencederai prinsip demokrasi, tetapi juga telah menyentuh hal yang sifatnya fundamental, yakni mengganggu kesetaraan dan independensi dalam pengambilan keputusan di lingkungan kampus,” tambahnya.
Oleh karena itu, HMI Cabang Metro secara tegas mendesak Kapolda Lampung untuk mengevaluasi Kapolres Lampung Timur agar menghormati batas kewenangan dan tidak terjadi overreach dalam kehidupan akademik.
“Maka kami secara tegas mendesak Kapolda Lampung untuk mengevaluasi Kapolres Lampung Timur agar menghormati batas kewenangan, sehingga tidak terjadi overreach dalam kehidupan akademik kampus,” tegasnya.
HMI juga menegaskan, bahwa keamanan tidak boleh dijadikan alasan untuk membungkam kebebasan sipil mahasiswa.
“Yang pasti kami juga menegaskan, bahwa keamanan tidak boleh dijadikan alasan untuk mengbungkam kebebasan sipil mahasiswa,” tutupnya.(red)











