Menu

Dark Mode
“Banjir Itu Soal Nyawa”, Legislator Metro Desak Evaluasi OPD Penanganan Banjir FGD PERMAHI Lampung Bahas Kontroversi Tembak di Tempat terhadap Pelaku Begal H-10 Lebaran, Bupati Ela Sidak Pasar Sukadana: Stok Sembako Aman, Harga Masih Terkendali Ela Perjuangkan Warga Penyangga Way Kambas, Konflik Gajah Ditargetkan Nol pada 2026 Lampung Timur Kembali Raih WTP, Bupati Ela Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD Bupati Ela Soroti Integritas Aparatur, Minta OPD Lampung Timur Benahi Pelayanan Publik

Daerah

Pekan Kebudayaan Daerah Lampung Timur Berlangsung Meriah Meski Diguyur Hujan

badge-check


					Bupati Lamtim, Ela Siti Nuryamah saat membersamai Pekan Kebudayaan Daerah Lamtim. Perbesar

Bupati Lamtim, Ela Siti Nuryamah saat membersamai Pekan Kebudayaan Daerah Lamtim.

JALANUTAMA.COM, Lampung Timur – Hujan deras yang mengguyur kawasan Punden 6 Taman Purbakala Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Selasa, 14 Oktober 2025, tidak menyurutkan antusiasme ratusan peserta dan penonton Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kabupaten Lampung Timur 2025.

Mereka tetap memadati area situs bersejarah tersebut untuk menyaksikan berbagai rangkaian acara yang disajikan.

PKD yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Timur itu menampilkan beragam lomba bernuansa kearifan lokal.

Salah satu yang menjadi pusat perhatian ialah Lomba Tari Bedana Kreasi yang memperlihatkan kombinasi tradisi dan inovasi oleh para pelajar.

Acara dibuka oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah.

Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Tim Penggerak PKK Huzaimah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Marsan, Camat Sekampung Udik, unsur pendidikan, tokoh adat, serta para pelajar.

Dalam sambutannya, Bupati Ela menekankan pentingnya pelestarian budaya daerah sebagai identitas yang perlu diwariskan lintas generasi.

Ia menilai Pugung Raharjo sebagai lokasi yang tepat untuk menggelar kegiatan kebudayaan karena memadukan keindahan alam, nilai sejarah, dan filosofi budaya.

Ela menuturkan bahwa kegiatan kebudayaan di ruang-ruang bersejarah merupakan bagian dari upaya menanamkan kesadaran pelestarian budaya kepada masyarakat.

Ia menyebut bahwa kegiatan serupa berpotensi digelar di titik budaya lainnya, seperti Taman Nasional Way Kambas, balai adat, maupun pura.

Menurutnya, setiap lokasi budaya memiliki karakter dan nilai yang patut diperkenalkan kepada generasi muda.

Dengan cara itu, masyarakat dapat semakin memahami pentingnya menjaga warisan leluhur.

Dalam suasana yang akrab, Ela juga mengingatkan pentingnya menyeimbangkan kemajuan teknologi digital dengan kecintaan terhadap budaya lokal.

Ia menilai anak-anak perlu tetap mengenal permainan tradisional, bahasa daerah, serta kesenian daerah, termasuk Tari Bedana.

“Kegiatan seperti ini adalah ruang untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya Lampung sejak usia dini,” kata Ela.

Pekan Kebudayaan Daerah 2025 ini menjadi bukti bahwa antusiasme masyarakat terhadap budaya lokal tetap kuat, bahkan saat hujan deras sekalipun tidak mampu meredam semangat mereka.(Adv)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

“Banjir Itu Soal Nyawa”, Legislator Metro Desak Evaluasi OPD Penanganan Banjir

13 July 2026 - 20:25 WIB

FGD PERMAHI Lampung Bahas Kontroversi Tembak di Tempat terhadap Pelaku Begal

12 June 2026 - 21:01 WIB

H-10 Lebaran, Bupati Ela Sidak Pasar Sukadana: Stok Sembako Aman, Harga Masih Terkendali

11 June 2026 - 02:28 WIB

Ela Perjuangkan Warga Penyangga Way Kambas, Konflik Gajah Ditargetkan Nol pada 2026

11 June 2026 - 01:32 WIB

Lampung Timur Kembali Raih WTP, Bupati Ela Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD

10 June 2026 - 19:45 WIB

Trending on Daerah