JALANUTAMACOM, METRO — Rapat evaluasi pembangunan tahun 2026 antara DPRD Kota Metro dan Pemerintah Kota Metro belum menghasilkan kesimpulan.
DPRD masih menunggu laporan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebelum menyampaikan sikap terkait hasil evaluasi tersebut.
Rapat berlangsung selama sekitar lima jam di ruang pimpinan DPRD Kota Metro, Rabu, 1 April 2026, mulai pukul 11.00 hingga 16.00 WIB.
Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso hadir bersama jajaran Pemerintah Kota Metro.

Ketua DPRD Kota Metro Ria Hartini mengatakan pihaknya masih membutuhkan data dari TAPD untuk merumuskan pandangan DPRD mengenai evaluasi pembangunan.
“Kami masih menunggu laporan dari TAPD. Mungkin dua sampai tiga hari ke depan baru bisa kami sampaikan,” kata Ria saat dikonfirmasi.
Salah satu hal yang turut menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut adalah pinjaman daerah sebesar Rp20 miliar. Ria mengatakan DPRD belum menerima rincian mengenai penggunaan dana tersebut.
“Kami belum menerima data, rincian, ke mana saja anggaran itu digunakan. Kami hanya diberi tahu bahwa Pemkot sudah meminjam Rp20 miliar,” ujarnya.
Menurut Ria, DPRD perlu memperoleh rincian penggunaan anggaran sebelum menyampaikan pandangan secara menyeluruh.
Data tersebut diperlukan untuk memperjelas pelaksanaan kebijakan keuangan daerah.
Ria juga membantah adanya pengusiran awak media dalam rapat evaluasi. Ia menjelaskan rapat berlangsung tertutup karena DPRD belum memiliki bahan yang dapat disampaikan kepada publik.
Selain persoalan data, Ria mengakui hubungan antara legislatif dan eksekutif belum berjalan secara optimal.
Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi proses evaluasi pembangunan.
DPRD selanjutnya akan menyampaikan pandangan setelah laporan dan data dari TAPD diterima.
Dengan demikian, hasil evaluasi pembangunan 2026, termasuk penjelasan mengenai penggunaan pinjaman Rp20 miliar, masih menunggu pembahasan lebih lanjut.(ADV)










