Menu

Dark Mode
Dugaan Pengondisian 14 Paket Pengadaan RSUD Lampung Timur Dilaporkan ke Kejati Lampung DPRD Metro Sepakati KUA-PPAS 2027 Kematian Sakdiyah di Jabung, Polisi: Terjadi Usai Cucunya Dibawa Ketika Sampah Kota Metro Menjadi Sandera 15 Anggota DPRD Metro Ikuti Sidang Tahunan MPR 2026 dari Gedung DPRD Strategi Jemput APBN Berbuah Hasil, Metro Kantongi 400 Unit Program Bedah Rumah

Daerah

Insentif Guru Ngaji, Kaum, dan Marbot Tertunda Berbulan-bulan, Ketua DPRD Metro Turun Tangan

badge-check


					Insentif Guru Ngaji, Kaum, dan Marbot Tertunda Berbulan-bulan, Ketua DPRD Metro Turun Tangan Perbesar

JALANUTAMA.COM, METRO — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro, Ria Hartini, menindaklanjuti keluhan warga terkait insentif bagi guru ngaji, kaum, dan marbot yang disebut belum cair selama berbulan-bulan.

Keluhan tersebut sebelumnya beredar melalui media sosial Facebook. Akun Aisyah Yanti mengunggah keluhan itu pada 6 Juli 2026, disertai foto Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso.

Unggahan tersebut mendapat ratusan reaksi dan komentar dari warganet.

Sebagian besar komentar berisi kritik terhadap Pemerintah Kota Metro terkait keterlambatan pencairan insentif tersebut.

“Gila, dana insentif guru ngaji, kaum dan marbot sudah hampir jalan 9 bulan gak keluar juga.. mohon pak Bambang angkat bicara pak.. semua anggaran di embat … Tolong dong pak,” tulis akun Aisyah Yanti dalam unggahannya.

Menanggapi keluhan tersebut, Ria mengatakan telah berkoordinasi langsung dengan pihak Pemerintah Kota Metro untuk mengonfirmasi persoalan sekaligus mencari penyelesaiannya.

Menurut dia, pemerintah kota telah mengonfirmasi persoalan tersebut dan menyatakan proses pencairan segera ditindaklanjuti.

“Menindaklanjuti soal insentif guru ngaji, marbot dan kaum itu, tadi sudah secara langsung saya sampaikan dengan pihak Pemkot Metro, dan mereka mengonfirmasi bahwa masalah itu langsung diproses,” kata Ria, Rabu (8/7/2026).

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan DPRD Kota Metro akan mengawal persoalan tersebut.

Dia menyebut insentif bagi guru ngaji, kaum, dan marbot diharapkan dapat dicairkan pada Juli 2026.

“Kami akan kawal keluhan itu, dan insya Allah Juli ini segera dicairkan,” ujarnya.

Ria juga meminta para penerima insentif bersabar sembari menyerahkan aspirasi mereka kepada DPRD Kota Metro.

Dia mengatakan lembaga legislatif tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan gagasan maupun keluhan.

“Dengan segala kerendahan hati, untuk marbot, kaum dan guru ngaji saya harap bersabar. Karena setelah saya mendapat kabar soal keluhan itu, dan menggalinya ke pihak terkait, itu akan segera ditindaklanjuti oleh mereka,” kata Ria.(ADV)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dugaan Pengondisian 14 Paket Pengadaan RSUD Lampung Timur Dilaporkan ke Kejati Lampung

31 August 2026 - 13:04 WIB

DPRD Metro Sepakati KUA-PPAS 2027

20 August 2026 - 21:28 WIB

Kematian Sakdiyah di Jabung, Polisi: Terjadi Usai Cucunya Dibawa

20 August 2026 - 10:58 WIB

Ketika Sampah Kota Metro Menjadi Sandera

18 August 2026 - 17:44 WIB

15 Anggota DPRD Metro Ikuti Sidang Tahunan MPR 2026 dari Gedung DPRD

14 August 2026 - 13:39 WIB

Trending on Daerah