JALANUTAMA.COM, Lampung Timur – Arliyan Athnar Fadli resmi mengambil formulir pendaftaran sebagai Bakal Calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Timur.
Pengambilan formulir tersebut dilakukan di Sekretariat PWI Lampung Timur pada Jumat sore, 31 Januari 2026.
Langkah Arliyan ini menandai meningkatnya dinamika internal organisasi menjelang pelaksanaan konferensi PWI Lampung Timur.
Kehadirannya di sekretariat sekaligus menjadi sinyal awal menguatnya kontestasi kepemimpinan di tubuh organisasi wartawan tersebut.
Langkah Awal Menuju Kontestasi
Arliyan menyatakan keikutsertaannya dalam bursa pencalonan didorong oleh rasa tanggung jawab dan kepeduliannya terhadap keberlangsungan organisasi.
Ia menilai PWI harus terus beradaptasi dengan perkembangan dunia jurnalistik yang kian kompleks.
“Saya mengambil formulir ini sebagai bentuk kesiapan untuk berkontribusi lebih besar di PWI Lampung Timur. PWI harus terus solid, profesional, dan mampu menjawab tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks,” kata Arliyan.
Ia juga menegaskan bahwa PWI ke depan tidak hanya berfungsi sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai rumah besar bagi wartawan serta mitra strategis yang konstruktif bagi pemerintah dan masyarakat di Bumi Tuah Bepadan.
Proses Penjaringan Dibuka Transparan
Kedatangan Arliyan disambut langsung oleh Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Ketua PWI Lampung Timur, Kemas Hasanudin, yang didampingi anggota panitia Rusman Ali dan Suprapto.
Kemas Hasanudin menyampaikan bahwa proses penjaringan bakal calon Ketua PWI Lampung Timur dilaksanakan secara terbuka dan transparan.
Ia mengapresiasi partisipasi Arliyan yang telah mengikuti tahapan awal pencalonan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan panitia.
Panitia, kata Kemas, masih membuka kesempatan bagi anggota PWI Lampung Timur lainnya yang ingin mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua hingga batas waktu yang telah ditentukan.
Rekam Jejak Organisasi
Arliyan Athnar Fadli dikenal aktif dalam berbagai organisasi.
Selain berkiprah di dunia jurnalistik, ia juga tercatat sebagai pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) serta Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).
Pengalaman organisasi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat peran dan posisi PWI Lampung Timur ke depan, terutama dalam menjaga profesionalisme, kualitas, serta etika jurnalistik di tengah arus perubahan media.
Arliyan menegaskan kesiapannya untuk mengikuti seluruh tahapan penjaringan.
Ia berharap PWI Lampung Timur dapat semakin solid dan mampu menjadi wadah yang kuat bagi wartawan dalam meningkatkan kapasitas dan integritas profesi. (Red)












