Menu

Dark Mode
Pengesahan SEMA DEMA U Cacat Hukum: Alumni Soroti Kelalaian dan Kecurangan di Atas Aturan yang dibuat Sendiri Infrastruktur Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Metro Selatan Bergerak Sendiri Demokrasi Kampus Dipertanyakan, Aliansi Mahasiswa UIN JUSILA Soroti Masuknya Polisi dalam Forum Pemilihan Transparansi yang Dipertanyakan di Universitas Muhammadiyah Metro: Rangkap Jabatan Dosen dan Perekrutan Pegawai Kampus PKIMB dan Yayasan Amirul Ummah Salurkan 820 Al-Qur’an untuk Santri di Lampung BRI Salurkan Bantuan untuk Warga Kurang Mampu di Lampung Timur Lewat Program TJSL

Daerah

Proyek Jalan AC-WC di Lampung Timur Asal Jadi, Warga Kecewa

badge-check


					Proyek Jalan AC-WC di Lampung Timur Asal Jadi, Warga Kecewa Perbesar

JALANUTAMA.COM, Lampung Timur — Pemeliharaan Berkala di Jalan Nusantara, yaitu Jalan Ruas Bumi Jawa, Tanjung Kesuma R.029, jalan menuju Probolinggo, Lampung Timur. Proyek tersebut diduga asal jadi.

Proyek pekerjaan jalan AC-WC tersebut menggunakan APBD Kabupaten Lampung Timur, senilai Rp 1,9 Miliar, diharapkan pekerjaan tersebut berkualitas dan diserap dengan baik untuk kepentingan masyarakat, namun jauh dari harapan.

Proyek yang dilaksanakan oleh CV. Bunga Mayang Putra terkesan tidak sesuai dengan spesifikasi, alias asalan-asalan.

Saat awak media melakukan wawancara dengan warga setempat yang mengatur lalu lintas di sekitar jalan, menyebutkan proyek AC-WC tersebut belum genap satu bulan.

“Ya, ini proyek baru, sudah rusak, baru tiga hari ditambal lagi sama orangnya. Jalan ini selesai sekitar setengah bulan, sangat jelek kualitasnya,” kata Solihin, Senin (19/01/2026).

Solihin sebagai masyarakat merasa kecewa dengan proyek yang dikerjakan oleh kontraktor yang belum genap satu bulan sudah diperbaiki kembali karena dianggap tidak sesuai spesifikasi, terkesan asal jadi.

Terlihat pada bahan aspal yang digunakan sangat tipis dan bergelombang, juga pecah, hal tersebut mengindikasi adanya proyek asal jadi.

Solihin mengatakan bahwa saat diperbaiki kerusakan oleh kontraktor, langsung ditimpa aspal sehingga kembali rusak lagi.

“Itu ada airnya, tidak dibuang dulu, langsung ditimpa,” kata Solihin.

Warga lain bernama Hanam (45) menyebut proyek tersebut baru setengah bulan sudah rusak, proyek tersebut seakan-akan asal jadi, merusak pondasi drainase atau siring dan tidak diperbaiki kembali.

“Alah, kecewa sama proyek ini, tidak beres ini orangnya. Saya berharap siring ini harus dipondasi, mas. Habis dibongkar tidak diperbaiki, sangat tidak dengan proyek ini,” katanya.

“Saya disabilitas, masak tidak kasihan dengan saya? Masak dibongkar tidak diperbaiki, katanya mau diperbaiki, nyatanya tidak, malah bikin banjir, ini drainase rusak oleh pihak pemborong,” tambah Hanam.

Saat awak media akan mengkonfirmasi ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Timur, Kepala Dinas, Primadiartha Ramadheni, tidak berada di kantor, hanya ada staf dan bendahara yang tidak bisa memberikan keterangan.

“Ya, pimpinan sedang keluar, bang, jadi tidak berani menjawab atau memberikan keterangan,” kata salah satu staf.

Diketahui Pengawas Lapangan, CV.Akas Brother Consultant Dan Pengawas Lapangan,CV.Akas Brother Consultant. (Tim)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengesahan SEMA DEMA U Cacat Hukum: Alumni Soroti Kelalaian dan Kecurangan di Atas Aturan yang dibuat Sendiri

18 May 2026 - 18:30 WIB

Demokrasi Kampus Dipertanyakan, Aliansi Mahasiswa UIN JUSILA Soroti Masuknya Polisi dalam Forum Pemilihan

12 May 2026 - 23:32 WIB

PKIMB dan Yayasan Amirul Ummah Salurkan 820 Al-Qur’an untuk Santri di Lampung

12 May 2026 - 11:23 WIB

BRI Salurkan Bantuan untuk Warga Kurang Mampu di Lampung Timur Lewat Program TJSL

6 May 2026 - 23:25 WIB

SMSI Lamtim Perkuat Internal Melalui Rakor

1 May 2026 - 21:47 WIB

Trending on Daerah