Menu

Dark Mode
Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Hadimulyo Timur Gotong Royong Tambal WR Supratman Menjelang Konferensi, Arliyan Athnar Fadli Masuk Bursa Ketua PWI Lampung Timur Sentuhan Sosial BRI: Paket Sembako Mengalir untuk Warga Kurang Mampu di Desa Karang Anom BRI Salurkan Bantuan Sembako Lewat Ponpes Al Ma’ruf untuk Warga Kurang Mampu di Desa Sumber Jaya Dugaan Pengkondisian Proyek di Lampung Timur: 11 Titik Pekerjaan Diduga Dikerjakan oleh Satu Rekanan Proyek Jalan AC-WC di Lampung Timur Asal Jadi, Warga Kecewa

Daerah

Dugaan Pengkondisian Proyek di Lampung Timur: 11 Titik Pekerjaan Diduga Dikerjakan oleh Satu Rekanan

badge-check


					Dugaan Pengkondisian Proyek di Lampung Timur: 11 Titik Pekerjaan Diduga Dikerjakan oleh Satu Rekanan Perbesar

JALANUTAMA.COM, Lampung Timur – Diduga kuat terjadi pengkondisian proyek oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Timur.

Sebanyak 11 titik proyek diduga dikondisikan untuk satu rekanan berinisial E, menimbulkan tanda tanya besar mengenai identitasnya.

Tim media melakukan investigasi mendalam terkait dugaan tersebut.

Kesaksian terkuat datang dari Kepala Tukang berinisial S, yang menyatakan bahwa ia sendiri mengerjakan lima titik pekerjaan jalan milik rekanan E tersebut.

“Ya, saya mengerjakan lima pekerjaan bersama rekan-rekan, yaitu pekerjaan jalan,” kata S, yang saat itu mengeluhkan upahnya yang tertunda sebesar Rp16 juta, Senin 12 Januari 2026.

Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, uang tersebut telah dilunasi oleh rekanan E, berdasarkan kesaksian yang diberikan.

Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Tukang berinisial G, yang mengerjakan tiga titik pekerjaan jalan, dan dua titik sumur bor dan bronjong, dikerjakan oleh kelompok tukang lain yang tidak dikenalnya.

“Saya mengerjakan tiga titik jalan, dan 3 pekerjaan titik pekerjaan sumur bor nya 2 dan bronjong nya 1 titik. dikerjakan kelompok tukang lain yang tidak dikenal,” ujar G.

Menurut kesaksian Kepala Tukang tersebut kepada tim media, dugaan kuat bahwa 11 pekerjaan dikerjakan oleh satu rekanan memang benar adanya, meskipun CV pelaksana berbeda-beda.

Sebelumnya, diberitakan bahwa pemeliharaan berkala di Jalan Nusantara, khususnya Jalan Ruas Bumi Jawa, Tanjung Kesuma R.029, menuju Probolinggo, Lampung Timur, diduga dikerjakan secara asal-asalan.

Proyek pekerjaan jalan AC-WC ini menggunakan APBD Kabupaten Lampung Timur senilai Rp1,9 miliar, diharapkan berkualitas tinggi dan diserap optimal untuk kepentingan masyarakat, namun jauh dari harapan, proyek ini bagian dari 11 titik dikerjakan oleh E.

Proyek yang dilaksanakan oleh CV Bunga Mayang Putra rekanan berinisial E terkesan tidak sesuai spesifikasi, alias asalan-asalan. Saat awak media melakukan wawancara dengan warga setempat yang mengatur lalu lintas di sekitar jalan, mereka menyebutkan bahwa proyek AC-WC tersebut belum genap satu bulan.

Proyek tersebut juga dikerjakan oleh pemborong yang sama, yaitu E, berdasarkan kesaksian dari S dan G Kepala Tukang.

Hal ini semakin memperburuk citra kualitas proyek di Kabupaten Lampung Timur.

Lebih mengejutkan lagi, ada dugaan pengkondisian oleh pihak PUPR Kabupaten Lampung Timur, yang semakin memicu tanda tanya besar.

Siapa rekanan tersebut, sehingga ia memegang peranan penting dalam 11 titik proyek?

Proyek yang dikerjakan oleh rekanan berinisial E tersebut antara lain:

1. Rekonstruksi peningkatan ruas jalan di Pakuan Aji, Catur Swako R.055, Lampung Timur, dengan rincian AC-WC, dilaksanakan oleh CV Putri Kembar Sejahtera dan pengawas lapangan CV R Lima Konsultan, dengan nilai Rp1,4 miliar.

2. Peningkatan jalan di Desa Taman Fajar, Kecamatan Purbolinggo, dilaksanakan oleh CV Bunga Mayang Putra, dan pengawas lapangan PT Perisai Gading Perkasa, senilai Rp489 juta.

3. Peningkatan jalan ruas Jepara, Sri Pendowo R.046, dilaksanakan oleh CV Bungo Padi, pengawas lapangan PT Wisanggeni Jasa Teknik, dengan nilai Rp996 juta.

4. Peningkatan bronjong Telogo Rejo, arah Tejo Sari batas Kota Metro, dilaksanakan oleh CV Persada Bumi Indah dan pengawas lapangan CV Dinar Konsultan, dengan total anggaran Rp399 juta.

5. Peningkatan jalan di Desa Sri Gading Dusun 3, Kecamatan Labuhan Maringgai, dengan nilai kontrak Rp490 juta.

Dalam pemberitaan sebelumnya, pekerjaan-pekerjaan ini disinyalir dikerjakan oleh satu rekanan, sehingga dugaan kuat pengkondisian oleh pihak PUPR Kabupaten Lampung Timur semakin kental.

Pada hari senin, 19 Januari 2026, tim media melakukan upaya konfirmasi ke Dinas PUPR Kabupaten Lampung Timur belum membuahkan hasil.

Kepala Dinas Primadiartha Ramadheni, tidak berada di kantor.

“Pimpinan sedang keluar, jadi kami tidak bisa memberikan keterangan, ” Ujar salah satu staf dinas. (Tim).

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Hadimulyo Timur Gotong Royong Tambal WR Supratman

8 February 2026 - 14:20 WIB

Menjelang Konferensi, Arliyan Athnar Fadli Masuk Bursa Ketua PWI Lampung Timur

31 January 2026 - 19:45 WIB

Sentuhan Sosial BRI: Paket Sembako Mengalir untuk Warga Kurang Mampu di Desa Karang Anom

22 January 2026 - 15:05 WIB

BRI Salurkan Bantuan Sembako Lewat Ponpes Al Ma’ruf untuk Warga Kurang Mampu di Desa Sumber Jaya

22 January 2026 - 10:37 WIB

Proyek Jalan AC-WC di Lampung Timur Asal Jadi, Warga Kecewa

19 January 2026 - 19:37 WIB

Trending on Daerah