JALANUTAMA.COM, Metro – Dinas Kesehatan Kota Metro menggelar Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-61 Tahun 2025 di halaman kantor dinas setempat, Jumat, 21 November 2025.
Acara ini dihadiri tenaga kesehatan, perwakilan fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi, serta sejumlah tamu undangan.
Peringatan HKN tahun ini menjadi momentum memperkuat sinergi dan akselerasi pembangunan sektor kesehatan guna mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Dengan mengusung tema nasional “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat,” kegiatan tersebut menekankan pentingnya investasi pada sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing tinggi.
Penyelenggaraan acara mengacu pada Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023, Panduan HKN Ke-61 Kementerian Kesehatan RI, dan agenda tahunan Dinas Kesehatan Kota Metro dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Eko Hendro Saputra, dalam sambutannya menyebut HKN bukan sekadar perayaan, melainkan momentum memperkuat komitmen para pelaku kesehatan.
“Generasi yang sehat adalah pondasi masa depan. Kami berkomitmen terus meningkatkan layanan, memperluas akses, dan memperkuat kolaborasi agar masyarakat Metro semakin sehat dan produktif,” ujar Eko.

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, turut memberikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan atas dedikasi mereka menjaga kesehatan masyarakat.
Ia menilai tema nasional tahun ini selaras dengan visi Kota Metro dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. “Pemerintah Kota Metro berterima kasih kepada seluruh nakes yang bekerja tanpa lelah.
Tema ini harus menjadi semangat kita bersama,” kata Bambang.
Dalam kesempatan yang sama, Bambang menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap pembangunan kesehatan jangka panjang.
Ia menekankan pentingnya memperkuat layanan mulai dari tingkat dasar hingga program promotif dan preventif. “Kesehatan adalah hak masyarakat, dan pemerintah wajib memastikan seluruh warga mendapat layanan yang bermutu,” ujarnya.
Acara puncak HKN Ke-61 di Metro ditutup dengan ajakan memperkuat gerakan hidup sehat, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap upaya pencegahan penyakit, serta membangun sistem kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.
Pemerintah optimistis semangat kolaboratif ini dapat melahirkan generasi yang lebih sehat dan siap menghadapi tantangan masa depan. (ADV)









