Menu

Dark Mode
Pengesahan SEMA DEMA U Cacat Hukum: Alumni Soroti Kelalaian dan Kecurangan di Atas Aturan yang dibuat Sendiri Infrastruktur Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Metro Selatan Bergerak Sendiri Demokrasi Kampus Dipertanyakan, Aliansi Mahasiswa UIN JUSILA Soroti Masuknya Polisi dalam Forum Pemilihan Transparansi yang Dipertanyakan di Universitas Muhammadiyah Metro: Rangkap Jabatan Dosen dan Perekrutan Pegawai Kampus PKIMB dan Yayasan Amirul Ummah Salurkan 820 Al-Qur’an untuk Santri di Lampung BRI Salurkan Bantuan untuk Warga Kurang Mampu di Lampung Timur Lewat Program TJSL

Daerah

Lampung Timur Terbitkan Edaran Belanja di Pasar Rakyat, Sekda: “ASN Harus Jadi Teladan”

badge-check


					Lampung Timur Terbitkan Edaran Belanja di Pasar Rakyat, Sekda: “ASN Harus Jadi Teladan” Perbesar

JALANUTAMA.COM, Sukadana – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mengeluarkan Surat Edaran Nomor 511.2/850/12-SK/2025 yang berisi imbauan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN berbelanja kebutuhan pokok di pasar daerah atau pasar tradisional. Surat tersebut ditandatangani Sekretaris Daerah Lampung Timur, Rustam Effendi.

Melalui kebijakan itu, pemerintah daerah mengajak seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Lampung Timur untuk memprioritaskan pasar tradisional dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas perekonomian daerah sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat, terutama pedagang kecil.

“Pasar daerah atau pasar tradisional memiliki peran penting dalam menjaga perputaran ekonomi lokal.

Karena itu, kami mengimbau ASN dan Non ASN agar berbelanja di pasar daerah sebagai bentuk dukungan nyata kepada pelaku usaha kecil,” ujar Rustam Effendi di Sukadana, Jumat, 7 November 2025.

Rustam, yang akrab disapa Bung Tam, menegaskan bahwa ASN dan Non ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam mencintai dan menghidupkan ekonomi rakyat kecil.

Ia menilai pasar tradisional kini semakin berkembang dan mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern.

“ASN itu bagian dari masyarakat yang harus memberi teladan. Kalau pegawai pemerintah saja tidak mau belanja di pasar rakyat, bagaimana masyarakat mau ikut mendukung? Padahal pasar tradisional juga sudah banyak berubah dan semakin bersih, nyaman, serta lengkap,” kata dia.

Ia berharap imbauan tersebut mampu meningkatkan gairah ekonomi masyarakat Lampung Timur, terutama di tengah upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

“Belanja di pasar tradisional bukan sekadar membeli kebutuhan, tapi juga bentuk kepedulian kita terhadap ekonomi rakyat kecil. Kalau pasar hidup, ekonomi daerah juga tumbuh,” ujar Bung Tam menutup penjelasannya. (Adv)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengesahan SEMA DEMA U Cacat Hukum: Alumni Soroti Kelalaian dan Kecurangan di Atas Aturan yang dibuat Sendiri

18 May 2026 - 18:30 WIB

Demokrasi Kampus Dipertanyakan, Aliansi Mahasiswa UIN JUSILA Soroti Masuknya Polisi dalam Forum Pemilihan

12 May 2026 - 23:32 WIB

PKIMB dan Yayasan Amirul Ummah Salurkan 820 Al-Qur’an untuk Santri di Lampung

12 May 2026 - 11:23 WIB

BRI Salurkan Bantuan untuk Warga Kurang Mampu di Lampung Timur Lewat Program TJSL

6 May 2026 - 23:25 WIB

SMSI Lamtim Perkuat Internal Melalui Rakor

1 May 2026 - 21:47 WIB

Trending on Daerah