Menu

Dark Mode
“Banjir Itu Soal Nyawa”, Legislator Metro Desak Evaluasi OPD Penanganan Banjir FGD PERMAHI Lampung Bahas Kontroversi Tembak di Tempat terhadap Pelaku Begal H-10 Lebaran, Bupati Ela Sidak Pasar Sukadana: Stok Sembako Aman, Harga Masih Terkendali Ela Perjuangkan Warga Penyangga Way Kambas, Konflik Gajah Ditargetkan Nol pada 2026 Lampung Timur Kembali Raih WTP, Bupati Ela Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD Bupati Ela Soroti Integritas Aparatur, Minta OPD Lampung Timur Benahi Pelayanan Publik

Daerah

FKUB Lampung Timur Bentuk Pengurus Baru, Pemerintah Ingatkan Peran Strategis Jaga Kerukunan

badge-check


					Rapat Koordinasi FKUB di Lamtim Perbesar

Rapat Koordinasi FKUB di Lamtim

JALANUTAMA.COM, Lampung Timur – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menggelar Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama Dewan Penasehat untuk masa bakti 2025–2030, Rabu, 17 September 2025.

Rapat berlangsung di Aula Utama Sekretariat Daerah Lampung Timur dan dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah, Rustam Effendi.

Acara tersebut dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Ahmad Zainuddin, Kepala Kantor Kemenag Indrajaya, perwakilan Pengadilan Negeri, Kepala Badan Kesbangpol Syahrul Syah, Pelaksana Tugas Kepala BPKAD Sukartono, Kabag Hukum Meidia Ulfa, jajaran pengurus FKUB, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Rustam Effendi—yang akrab disapa Bung Tam—menekankan pentingnya FKUB sebagai garda depan menjaga harmoni di tengah masyarakat Lampung Timur yang majemuk.

Ia menyebut daerah tersebut sebagai miniatur Indonesia dengan keberagaman suku, bahasa, adat, dan agama.

“Kerukunan umat beragama bukanlah sesuatu yang hadir dengan sendirinya, melainkan hasil komitmen dan kerja keras yang harus dirawat bersama.”

“FKUB jangan hanya hadir ketika konflik terjadi, tetapi menjadi sistem peringatan dini yang mampu mencegah gesekan,” ujar Bung Tam.

Ia menyampaikan apresiasi pemerintah daerah terhadap kontribusi para tokoh lintas agama yang tergabung dalam FKUB. Menurutnya, pengurus yang baru tidak boleh hanya menjadi simbol, melainkan mitra aktif pemerintah dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan sosial.

“Tanpa kerukunan, pembangunan di Lampung Timur tidak akan berjalan optimal,” kata Bung Tam.

Rustam juga mengingatkan bahwa tantangan sosial ke depan semakin kompleks akibat arus globalisasi, perkembangan teknologi informasi, dan dinamika politik.

Karena itu, ia mendorong FKUB untuk adaptif dan mengambil langkah strategis dalam memperkuat toleransi di masyarakat.

“Kami berharap struktur kepengurusan yang baru dapat bekerja lebih optimal, progresif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Rapat koordinasi tersebut sekaligus menjadi ruang evaluasi dan momentum untuk menegaskan kembali komitmen pemerintah bersama para tokoh lintas agama dalam merawat harmoni sosial di Kabupaten Lampung Timur. (Adv)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

“Banjir Itu Soal Nyawa”, Legislator Metro Desak Evaluasi OPD Penanganan Banjir

13 July 2026 - 20:25 WIB

FGD PERMAHI Lampung Bahas Kontroversi Tembak di Tempat terhadap Pelaku Begal

12 June 2026 - 21:01 WIB

H-10 Lebaran, Bupati Ela Sidak Pasar Sukadana: Stok Sembako Aman, Harga Masih Terkendali

11 June 2026 - 02:28 WIB

Ela Perjuangkan Warga Penyangga Way Kambas, Konflik Gajah Ditargetkan Nol pada 2026

11 June 2026 - 01:32 WIB

Lampung Timur Kembali Raih WTP, Bupati Ela Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD

10 June 2026 - 19:45 WIB

Trending on Daerah