Menu

Dark Mode
“Banjir Itu Soal Nyawa”, Legislator Metro Desak Evaluasi OPD Penanganan Banjir FGD PERMAHI Lampung Bahas Kontroversi Tembak di Tempat terhadap Pelaku Begal H-10 Lebaran, Bupati Ela Sidak Pasar Sukadana: Stok Sembako Aman, Harga Masih Terkendali Ela Perjuangkan Warga Penyangga Way Kambas, Konflik Gajah Ditargetkan Nol pada 2026 Lampung Timur Kembali Raih WTP, Bupati Ela Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD Bupati Ela Soroti Integritas Aparatur, Minta OPD Lampung Timur Benahi Pelayanan Publik

Daerah

Sungai Way Perak Disentuh Excavator, DPRD Metro: Warga Jangan Buang Sampah Lagi!

badge-check


					Sungai Way Perak Disentuh Excavator, DPRD Metro: Warga Jangan Buang Sampah Lagi! Perbesar

JALANUTAMA.COM, METRO – Setelah bertahun-tahun menanti, normalisasi anak Sungai Way Perak di RW 06, Kelurahan Margorejo, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro akhirnya direalisasikan.

Dua unit excavator amfibi dikerahkan ke lokasi, menyusul banjir yang beberapa kali melanda wilayah tersebut sepanjang 2025.

Anggota Komisi II DPRD Kota Metro dari Fraksi PDI Perjuangan, A. Cahyadi Lamnunyai, turut mengawasi langsung pelaksanaan pekerjaan.

Ia menyatakan, kehadirannya di lapangan bukan hanya sebagai anggota dewan, melainkan juga sebagai tokoh masyarakat Margorejo.

“Ini hasil rembuk antara pamong setempat, Pemkot, dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung. Kami ingin memastikan hasilnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” kata Kanjeng Yadi–sapaannya–saat ditemui di lokasi normalisasi, Minggu, (15/6/2025).

Proyek ini merupakan respons cepat dari Balai Besar Kementerian PUPR melalui Dirjen Sumber Daya Air, sebagai bagian dari upaya mitigasi banjir yang kerap terjadi.

Cahyadi menegaskan bahwa pengerjaan teknis sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab BBWS.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pengawasan serta tanggung jawab kolektif untuk menjaga kelestarian sungai.

“Setelah selesai, kami akan dorong Pemkot untuk mengajukan perawatan rutin ke balai besar,” ujarnya.

Diungkapkannya, pantauan di lapangan menunjukkan kondisi sungai cukup memprihatinkan.

Selain endapan lumpur dan pasir, banyak pula ditemukan tumpukan sampah rumah tangga serta semak belukar yang menghambat aliran air.

“Normalisasi ini hanya awal. Kalau tidak dirawat dan masyarakat tetap buang sampah ke sungai, ya banjir akan kembali terjadi,” kata dia.

DPRD Kota Metro mengimbau agar warga sekitar aktif menjaga kebersihan sungai, serta mendorong Pemkot membangun sistem pemeliharaan jangka panjang pasca-normalisasi.

Pembersihan fisik dengan alat berat saja, menurut Cahyadi, tidak akan cukup tanpa komitmen berkelanjutan dari semua pihak. (Red)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

“Banjir Itu Soal Nyawa”, Legislator Metro Desak Evaluasi OPD Penanganan Banjir

13 July 2026 - 20:25 WIB

FGD PERMAHI Lampung Bahas Kontroversi Tembak di Tempat terhadap Pelaku Begal

12 June 2026 - 21:01 WIB

H-10 Lebaran, Bupati Ela Sidak Pasar Sukadana: Stok Sembako Aman, Harga Masih Terkendali

11 June 2026 - 02:28 WIB

Ela Perjuangkan Warga Penyangga Way Kambas, Konflik Gajah Ditargetkan Nol pada 2026

11 June 2026 - 01:32 WIB

Lampung Timur Kembali Raih WTP, Bupati Ela Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD

10 June 2026 - 19:45 WIB

Trending on Daerah