Menu ✖

Dark Mode
Penanganan Pohon Tumbang di Way Batanghari Belum Tuntas, PETIR: Jangan Saling Lempar Kewenangan September Hitam dan Aksi Kamisan: Suara HAM Tak Boleh Dibungkam DPRD Metro Sepakati Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Naik Rp29,9 Miliar Dugaan Pengondisian 14 Paket Pengadaan RSUD Lampung Timur Dilaporkan ke Kejati Lampung PDU Rejomulyo Perkuat Pemilahan Sampah Kota Metro DPRD Metro Sepakati KUA-PPAS 2027

Daerah

Sungai Way Perak Disentuh Excavator, DPRD Metro: Warga Jangan Buang Sampah Lagi!

badge-check


					Sungai Way Perak Disentuh Excavator, DPRD Metro: Warga Jangan Buang Sampah Lagi! Perbesar

JALANUTAMA.COM, METRO – Setelah bertahun-tahun menanti, normalisasi anak Sungai Way Perak di RW 06, Kelurahan Margorejo, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro akhirnya direalisasikan.

Dua unit excavator amfibi dikerahkan ke lokasi, menyusul banjir yang beberapa kali melanda wilayah tersebut sepanjang 2025.

Anggota Komisi II DPRD Kota Metro dari Fraksi PDI Perjuangan, A. Cahyadi Lamnunyai, turut mengawasi langsung pelaksanaan pekerjaan.

Ia menyatakan, kehadirannya di lapangan bukan hanya sebagai anggota dewan, melainkan juga sebagai tokoh masyarakat Margorejo.

“Ini hasil rembuk antara pamong setempat, Pemkot, dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung. Kami ingin memastikan hasilnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” kata Kanjeng Yadi–sapaannya–saat ditemui di lokasi normalisasi, Minggu, (15/6/2025).

Proyek ini merupakan respons cepat dari Balai Besar Kementerian PUPR melalui Dirjen Sumber Daya Air, sebagai bagian dari upaya mitigasi banjir yang kerap terjadi.

Cahyadi menegaskan bahwa pengerjaan teknis sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab BBWS.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pengawasan serta tanggung jawab kolektif untuk menjaga kelestarian sungai.

“Setelah selesai, kami akan dorong Pemkot untuk mengajukan perawatan rutin ke balai besar,” ujarnya.

Diungkapkannya, pantauan di lapangan menunjukkan kondisi sungai cukup memprihatinkan.

Selain endapan lumpur dan pasir, banyak pula ditemukan tumpukan sampah rumah tangga serta semak belukar yang menghambat aliran air.

“Normalisasi ini hanya awal. Kalau tidak dirawat dan masyarakat tetap buang sampah ke sungai, ya banjir akan kembali terjadi,” kata dia.

DPRD Kota Metro mengimbau agar warga sekitar aktif menjaga kebersihan sungai, serta mendorong Pemkot membangun sistem pemeliharaan jangka panjang pasca-normalisasi.

Pembersihan fisik dengan alat berat saja, menurut Cahyadi, tidak akan cukup tanpa komitmen berkelanjutan dari semua pihak. (Red)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Penanganan Pohon Tumbang di Way Batanghari Belum Tuntas, PETIR: Jangan Saling Lempar Kewenangan

23 September 2026 - 15:22 WIB

September Hitam dan Aksi Kamisan: Suara HAM Tak Boleh Dibungkam

12 September 2026 - 19:02 WIB

DPRD Metro Sepakati Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Naik Rp29,9 Miliar

11 September 2026 - 16:20 WIB

Dugaan Pengondisian 14 Paket Pengadaan RSUD Lampung Timur Dilaporkan ke Kejati Lampung

31 August 2026 - 13:04 WIB

PDU Rejomulyo Perkuat Pemilahan Sampah Kota Metro

28 August 2026 - 15:08 WIB

Trending on Daerah