JALANUTAMA.COM, METRO – Kota Metro menjadi kabupaten/kota di Lampung dengan indeks pembangunan literasi masyarakat (IPLM) tertinggi.
Dinas Perpustakaan Daerah (Dispusarda) Metro merilis IPLM Kota Metro meraih nilai 94,41.
Kepala Dispusarda Metro, Komarudin, mengatakan penilaian IPLM tahun 2024, Kota Metro meraih nilai dengan kategori sangat tinggi.
“Ada 7 indeks penilaian. Pemerataan layanan perpustakaan, kecukupan koleksi, kecukupan tenaga perpustakaan, tingkat kunjungan masyarakat, dan lainnya,” kata dia pada Kamis, 22 Januari 2025.
“Kita mendapat nilai 94,41 persen, kita di atas nilai rata-rata Provinsi Lampung, dan tertinggi (dibandingkan Kota atau Kabupaten) lain di Provinsi Lampung dengan kategori sangat tinggi,” sambung dia.
Selain itu, lanjut Komarudin, tingkat gemar membaca (TGM) masyarakat di Metro juga terbilang cukup tinggi yakni sebesar 78,43 persen.
Kota Metro hanya selisih 0,28 persen dengan Kota Bandar Lampung yang meraih TGM tertinggi di Provinsi Lampung.
“Tingkat gemar membaca nilainya 78,43 persen dengan kategori tinggi. Kita selisih 0,28 dengan Bandar Lampung (yang tertinggi),” tukasnya
Ia mengungkapkan pihaknya telah melakukan upaya-upaya demi meningkatkan IPLM dan TGM di Metro.
“(Upaya) kita punya pelayanan di Perpustakaan Daerah, dan juga kita punya Pocadi (Pojok Baca Digital), kita juga punya Pusling (Perpustakaan Keliling),” ungkapnya.
“Kita juga bekerjasama dengan sekolah-sekolah, komunitas, dan tiap kegiatan kita selalu ikut, serta promosi,” imbuhnya.
Ditanya terkait pihak-pihak yang kerap mengunjungi Perpustakaan Daerah, ia menyebut didominasi oleh mahasiswa.
“Dari data kita di tahun 2024 itu seluruh masyarakat (datang ke Perpusarda). Dari hasil tahun 2024 itu paling tinggi rata-rata mahasiswa,” jelasnya.
“Imbauannya, mari gemar membaca kepada masyarakat, ayo kita kunjungi Perpustakaan untuk meningkatkan gemar membaca,” pungkasnya. (Red)











