Menu

Dark Mode
Kematian Sakdiyah di Jabung, Polisi: Terjadi Usai Cucunya Dibawa Ketika Sampah Kota Metro Menjadi Sandera Strategi Jemput APBN Berbuah Hasil, Metro Kantongi 400 Unit Program Bedah Rumah Pemkot Metro Mulai Terapkan Controlled Landfill 1 Agustus Warga Bangun Jalan Swadaya, Kadis PUPR Dinilai Inkompetensi HMI Desak Evaluasi RSUD Ahmad Yani Metro, Klaim Kamar Penuh Berbeda dengan Kondisi di Lapangan

Daerah

Keluhan Warga di Media Sosial Berbuah Aksi, Bupati Ela Turun Tangan Benahi Jalan Rusak

badge-check


					Keluhan Warga di Media Sosial Berbuah Aksi, Bupati Ela Turun Tangan Benahi Jalan Rusak Perbesar

JALANUTAMA.COM, Lampung Timur – Jalan kabupaten sepanjang 13 kilometer di Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, yang mengalami kerusakan parah selama puluhan tahun akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Penanganan dilakukan setelah kondisi jalan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu berbagai keluhan dari masyarakat.

Jalan itu merupakan salah satu akses alternatif menuju kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Lampung Timur sekaligus jalur penghubung antar kecamatan. Kerusakan yang cukup parah membuat pengendara sepeda motor maupun mobil kesulitan melintas.

Kondisi jalan juga diperparah oleh tingginya mobilitas kendaraan bermuatan berat. Warga menduga kendaraan dengan muatan di atas 10 ton menjadi salah satu faktor yang mempercepat kerusakan jalan.

Menjelang Idul Fitri, desakan masyarakat agar jalan segera diperbaiki semakin menguat.

Keluhan tersebut banyak disampaikan melalui media sosial karena warga khawatir peningkatan arus kendaraan saat masa mudik dan silaturahmi akan memperburuk kondisi jalan.

Salah seorang warga, Suprayitno, mengatakan masyarakat telah lama menantikan perbaikan jalan tersebut.

Menurut dia, infrastruktur jalan yang layak akan memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor distribusi barang dan jasa ekspedisi.

“Kami sudah lama menunggu. Pernah dibangun, tapi baru tiga bulan sudah rusak lagi. Habis pemilihan kepala daerah dibangun, tidak lama rusak terus. Akhirnya masyarakat protes lewat media sosial,” kata Suprayitno, Senin, 16 Februari 2026.

Keluhan yang ramai di media sosial itu kemudian mendapat respons dari Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah. Pada Senin, 16 Februari 2026, Ela turun langsung meninjau lokasi kerusakan jalan.

Tidak hanya melakukan peninjauan, Ela juga terlibat dalam kegiatan gotong royong bersama masyarakat dengan menimbun sejumlah titik jalan berlubang menggunakan batu.

Pemerintah daerah turut mengerahkan alat berat berupa ekskavator untuk mendukung penanganan sementara.

“Kami sangat berterima kasih kalau pejabat daerah sudah mendengar keluhan kami melalui media sosial,” ujar Suprayitno.

Dalam kesempatan itu, Ela mengatakan dirinya justru mengapresiasi kritik dan masukan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial.

Menurut dia, informasi yang disampaikan warga menjadi bahan penting bagi pemerintah untuk mengetahui kondisi riil di lapangan.

Ela mengakui kerusakan jalan tidak terlepas dari tingginya aktivitas kendaraan bertonase besar yang melintas di ruas jalan kabupaten tersebut.

Meski demikian, ia menegaskan pemerintah daerah tetap bertanggung jawab atas kondisi infrastruktur yang menjadi kewenangannya.

“Apapun bentuknya, pemerintah tetap bertanggung jawab. Saya sebagai bupati dan secara pribadi meminta maaf kepada masyarakat Kecamatan Purbolinggo atas ketidaknyamanan akibat kerusakan jalan ini,” kata Ela.

Ia menuturkan pemerintah daerah akan membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha, untuk mendukung pembangunan infrastruktur ke depan.

Selain itu, persoalan pembatasan tonase kendaraan yang melintas di jalan kabupaten akan dibahas lebih lanjut melalui rapat koordinasi lintas sektor.

“Kapasitas jalan kabupaten ini ada batas maksimalnya. Jika ada kendaraan melebihi tonase, tentu harus ada solusi dan penegasan aturan. Ini akan kami rakorkan dengan semua pihak,” ujarnya.

Menurut Ela, selain melakukan penanganan darurat melalui gotong royong menjelang Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 40 miliar dalam APBD 2026 untuk perbaikan jalan secara menyeluruh.

Ia menegaskan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah di bawah kepemimpinannya.

Setelah melihat langsung kondisi jalan di lapangan, ia menilai keluhan masyarakat yang selama ini muncul merupakan hal yang wajar.

“Di masa kepemimpinan saya, saya serius untuk pembangunan. Setelah kami lihat langsung, memang kondisinya sangat parah. Wajar jika masyarakat marah,” kata Ela. (Adv)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kematian Sakdiyah di Jabung, Polisi: Terjadi Usai Cucunya Dibawa

20 August 2026 - 10:58 WIB

Ketika Sampah Kota Metro Menjadi Sandera

18 August 2026 - 17:44 WIB

Strategi Jemput APBN Berbuah Hasil, Metro Kantongi 400 Unit Program Bedah Rumah

29 July 2026 - 17:37 WIB

Pemkot Metro Mulai Terapkan Controlled Landfill 1 Agustus

27 July 2026 - 22:09 WIB

Warga Bangun Jalan Swadaya, Kadis PUPR Dinilai Inkompetensi

22 July 2026 - 14:07 WIB

Trending on Daerah