Menu

Dark Mode
“Banjir Itu Soal Nyawa”, Legislator Metro Desak Evaluasi OPD Penanganan Banjir FGD PERMAHI Lampung Bahas Kontroversi Tembak di Tempat terhadap Pelaku Begal H-10 Lebaran, Bupati Ela Sidak Pasar Sukadana: Stok Sembako Aman, Harga Masih Terkendali Ela Perjuangkan Warga Penyangga Way Kambas, Konflik Gajah Ditargetkan Nol pada 2026 Lampung Timur Kembali Raih WTP, Bupati Ela Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD Bupati Ela Soroti Integritas Aparatur, Minta OPD Lampung Timur Benahi Pelayanan Publik

Daerah

Lampung Timur Luncurkan UMKM Expo 2026, Libatkan 1.500 Pelaku Usaha

badge-check


					Lampung Timur Luncurkan UMKM Expo 2026, Libatkan 1.500 Pelaku Usaha Perbesar

JALANUTAMA.COM, Lampung Timur — Pemerintah Kabupaten Lampung Timur meluncurkan UMKM Expo Lampung Timur 2026, program UMKM Mitra Adhyaksa, dan city branding daerah dalam sebuah kegiatan yang digelar di Lapangan Merdeka, Kecamatan Bandar Sribhawono, Jumat malam, 17 April 2026.

Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 Kabupaten Lampung Timur itu disambut antusias ribuan warga yang memadati lokasi acara.

Peluncuran tersebut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Wakil Bupati Azwar Hadi, Ketua TP PKK Lampung Timur Huzaimah Azwar Hadi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat daerah dan tamu undangan.

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mengatakan penyelenggaraan UMKM Expo 2026 merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Menurut dia, sebanyak 1.500 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terlibat dalam kegiatan tersebut sebagai representasi kekuatan ekonomi kerakyatan di daerah itu.

“Ini adalah bukti bahwa semangat gotong royong dan sakai sambayan masih menjadi kekuatan utama kita dalam membangun Lampung Timur,” kata Ela.

Dalam kesempatan itu, Ela juga mengungkapkan bahwa rangkaian Festival UMKM akan bertepatan dengan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Ia mengajak masyarakat memberikan data yang akurat guna mendukung penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran.

“Data yang akurat sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan ekonomi. Mari kita dukung bersama,” ujarnya.

Selain itu, Ela menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan atas dukungannya terhadap pengembangan UMKM melalui program UMKM Mitra Adhyaksa. Program tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk pendampingan yang dapat memperkuat kapasitas dan daya saing pelaku usaha lokal.

“Terima kasih kepada pihak Kejaksaan yang telah ikut berperan aktif dalam mendukung UMKM di Lampung Timur,” kata dia.

Ela juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam pembangunan daerah. Menurut dia, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi hambatan untuk menghadirkan inovasi dan kemajuan.

“Kekurangan anggaran bukan menjadi persoalan utama. Yang terpenting adalah kreativitas, inovasi, dan kerja sama seluruh pihak untuk membangun Lampung Timur yang lebih baik,” ujarnya.

Transaksi Capai Ratusan Juta Rupiah

Dalam pemaparannya, Ela menyebut jumlah pengunjung UMKM Expo terus meningkat selama pelaksanaan kegiatan. Pada hari pertama, jumlah pengunjung tercatat mencapai 31.500 orang. Angka tersebut meningkat menjadi 35.100 orang pada hari kedua dan sekitar 36.000 orang pada hari ketiga.

Peningkatan jumlah pengunjung itu turut berdampak pada aktivitas ekonomi selama expo berlangsung. Menurut Ela, nilai transaksi yang terjadi telah mencapai ratusan juta rupiah hanya dalam beberapa hari pelaksanaan.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Timur Pofrizal menjelaskan program UMKM Mitra Adhyaksa dirancang untuk memberikan pendampingan menyeluruh kepada pelaku usaha.

Pendampingan tersebut mencakup konsultasi hukum gratis, pengurusan perizinan usaha, sertifikasi halal, hak kekayaan intelektual, akses permodalan, pemasaran digital, hingga penguatan strategi kolaborasi pemasaran produk.

“Ini adalah langkah nyata untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan UMKM,” kata Pofrizal.

Dorong UMKM Naik Kelas

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurut dia, pada usia ke-27 tahun, Kabupaten Lampung Timur berada pada momentum yang tepat untuk melakukan percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Rahmat menegaskan bahwa UMKM harus menjadi fondasi utama ekonomi daerah. Karena itu, pemerintah terus mendorong pelaku usaha agar berkembang, meningkatkan kualitas produk, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“UMKM harus menjadi pondasi kuat ekonomi daerah. Kita dorong agar naik kelas, lebih berkualitas, dan mampu bersaing,” ujarnya.

Peluncuran UMKM Expo 2026 juga menjadi bagian dari upaya memperkuat city branding Kabupaten Lampung Timur sebagai daerah yang memiliki potensi ekonomi dan daya saing di tingkat nasional. Pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan lebih banyak pelaku usaha yang berkembang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Dengan mengusung semangat kolaborasi dan gotong royong, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur optimistis dapat terus memperkuat perekonomian daerah menuju masyarakat yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera. (Adv)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

“Banjir Itu Soal Nyawa”, Legislator Metro Desak Evaluasi OPD Penanganan Banjir

13 July 2026 - 20:25 WIB

FGD PERMAHI Lampung Bahas Kontroversi Tembak di Tempat terhadap Pelaku Begal

12 June 2026 - 21:01 WIB

H-10 Lebaran, Bupati Ela Sidak Pasar Sukadana: Stok Sembako Aman, Harga Masih Terkendali

11 June 2026 - 02:28 WIB

Ela Perjuangkan Warga Penyangga Way Kambas, Konflik Gajah Ditargetkan Nol pada 2026

11 June 2026 - 01:32 WIB

Lampung Timur Kembali Raih WTP, Bupati Ela Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD

10 June 2026 - 19:45 WIB

Trending on Daerah