Menu

Dark Mode
“Banjir Itu Soal Nyawa”, Legislator Metro Desak Evaluasi OPD Penanganan Banjir FGD PERMAHI Lampung Bahas Kontroversi Tembak di Tempat terhadap Pelaku Begal H-10 Lebaran, Bupati Ela Sidak Pasar Sukadana: Stok Sembako Aman, Harga Masih Terkendali Ela Perjuangkan Warga Penyangga Way Kambas, Konflik Gajah Ditargetkan Nol pada 2026 Lampung Timur Kembali Raih WTP, Bupati Ela Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD Bupati Ela Soroti Integritas Aparatur, Minta OPD Lampung Timur Benahi Pelayanan Publik

Daerah

Lampung Timur Terbitkan Edaran Belanja di Pasar Rakyat, Sekda: “ASN Harus Jadi Teladan”

badge-check


					Lampung Timur Terbitkan Edaran Belanja di Pasar Rakyat, Sekda: “ASN Harus Jadi Teladan” Perbesar

JALANUTAMA.COM, Sukadana – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mengeluarkan Surat Edaran Nomor 511.2/850/12-SK/2025 yang berisi imbauan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN berbelanja kebutuhan pokok di pasar daerah atau pasar tradisional. Surat tersebut ditandatangani Sekretaris Daerah Lampung Timur, Rustam Effendi.

Melalui kebijakan itu, pemerintah daerah mengajak seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Lampung Timur untuk memprioritaskan pasar tradisional dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas perekonomian daerah sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat, terutama pedagang kecil.

“Pasar daerah atau pasar tradisional memiliki peran penting dalam menjaga perputaran ekonomi lokal.

Karena itu, kami mengimbau ASN dan Non ASN agar berbelanja di pasar daerah sebagai bentuk dukungan nyata kepada pelaku usaha kecil,” ujar Rustam Effendi di Sukadana, Jumat, 7 November 2025.

Rustam, yang akrab disapa Bung Tam, menegaskan bahwa ASN dan Non ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam mencintai dan menghidupkan ekonomi rakyat kecil.

Ia menilai pasar tradisional kini semakin berkembang dan mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern.

“ASN itu bagian dari masyarakat yang harus memberi teladan. Kalau pegawai pemerintah saja tidak mau belanja di pasar rakyat, bagaimana masyarakat mau ikut mendukung? Padahal pasar tradisional juga sudah banyak berubah dan semakin bersih, nyaman, serta lengkap,” kata dia.

Ia berharap imbauan tersebut mampu meningkatkan gairah ekonomi masyarakat Lampung Timur, terutama di tengah upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

“Belanja di pasar tradisional bukan sekadar membeli kebutuhan, tapi juga bentuk kepedulian kita terhadap ekonomi rakyat kecil. Kalau pasar hidup, ekonomi daerah juga tumbuh,” ujar Bung Tam menutup penjelasannya. (Adv)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

“Banjir Itu Soal Nyawa”, Legislator Metro Desak Evaluasi OPD Penanganan Banjir

13 July 2026 - 20:25 WIB

FGD PERMAHI Lampung Bahas Kontroversi Tembak di Tempat terhadap Pelaku Begal

12 June 2026 - 21:01 WIB

H-10 Lebaran, Bupati Ela Sidak Pasar Sukadana: Stok Sembako Aman, Harga Masih Terkendali

11 June 2026 - 02:28 WIB

Ela Perjuangkan Warga Penyangga Way Kambas, Konflik Gajah Ditargetkan Nol pada 2026

11 June 2026 - 01:32 WIB

Lampung Timur Kembali Raih WTP, Bupati Ela Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD

10 June 2026 - 19:45 WIB

Trending on Daerah