Menu

Dark Mode
Pengesahan SEMA DEMA U Cacat Hukum: Alumni Soroti Kelalaian dan Kecurangan di Atas Aturan yang dibuat Sendiri Infrastruktur Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Metro Selatan Bergerak Sendiri Demokrasi Kampus Dipertanyakan, Aliansi Mahasiswa UIN JUSILA Soroti Masuknya Polisi dalam Forum Pemilihan Transparansi yang Dipertanyakan di Universitas Muhammadiyah Metro: Rangkap Jabatan Dosen dan Perekrutan Pegawai Kampus PKIMB dan Yayasan Amirul Ummah Salurkan 820 Al-Qur’an untuk Santri di Lampung BRI Salurkan Bantuan untuk Warga Kurang Mampu di Lampung Timur Lewat Program TJSL

Daerah

Lampung Timur Pecahkan Rekor MURI Lewat 2.000 Penyantap Alpukat Siger

badge-check


					Lampung Timur Pecahkan Rekor MURI Lewat 2.000 Penyantap Alpukat Siger Perbesar

JALANUTAMA.COM, Lampung Timur — Desa Gunung Mas, Kecamatan Marga Sekampung, menjadi pusat perhatian pada Selasa, 28 Oktober 2025, ketika 2.000 peserta serentak memakan alpukat Siger dalam sebuah kegiatan yang kemudian tercatat sebagai rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Suasana meriah dan penuh kebersamaan tampak sejak pagi, menandai momentum yang tidak hanya berorientasi pada rekor, tetapi juga pada kebanggaan daerah dan promosi potensi pertanian lokal.

Acara pemecahan rekor ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati, serta Dandim 0429/Lampung Timur Letkol Inf Danang Setiaji.

Sejumlah pejabat daerah, kepala OPD, camat, hingga masyarakat dari berbagai desa turut menyemarakkan kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan menyampaikan apresiasi atas kreativitas Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang dinilainya berhasil menghadirkan kegiatan inspiratif dan bernilai ekonomi.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan hari ini. Ini bukan sekadar pemecahan rekor, tapi wujud gotong royong dan kebanggaan terhadap potensi lokal.”

“Alpukat Siger adalah bukti bahwa daerah memiliki produk unggulan yang dapat dibawa ke tingkat nasional,” ujar Jihan.

Ia menambahkan, kegiatan ini selaras dengan upaya pemerintah provinsi dalam mendorong pengembangan ekonomi berbasis potensi daerah sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat.

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menegaskan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan kekompakan masyarakat.

Ia juga menyebut alpukat Siger sebagai komoditas pertanian unggulan dengan nilai ekonomi tinggi dan manfaat kesehatan yang signifikan.

Ribuan peserta tampak antusias mengikuti pembukaan resmi oleh Bupati Ela Siti Nuryamah, warga Gunung Mas, mengaku bangga bisa berpartisipasi dalam kegiatan yang mencatatkan nama Lampung Timur di rekor MURI.

“Kami bangga Lampung Timur masuk rekor MURI. Selain itu, jadi tahu manfaat alpukat Siger. Rasanya enak dan menyehatkan,” kata Siti.

Andi Saputra, peserta muda dari Marga Sekampung, berharap kegiatan semacam ini terus dilaksanakan untuk memperkuat kecintaan generasi muda terhadap produk pertanian lokal.

“Seru sekali, apalagi bisa kumpul ramai-ramai. Semoga kegiatan seperti ini rutin agar anak muda makin peduli produk daerah,” ujarnya.

Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Ela membuka secara resmi kegiatan pemecahan rekor MURI tersebut.

Pemerintah daerah berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bahwa melalui kebersamaan dan kerja keras, masyarakat Lampung Timur mampu menorehkan prestasi hingga ke tingkat nasional maupun internasional.(Adv)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengesahan SEMA DEMA U Cacat Hukum: Alumni Soroti Kelalaian dan Kecurangan di Atas Aturan yang dibuat Sendiri

18 May 2026 - 18:30 WIB

Demokrasi Kampus Dipertanyakan, Aliansi Mahasiswa UIN JUSILA Soroti Masuknya Polisi dalam Forum Pemilihan

12 May 2026 - 23:32 WIB

PKIMB dan Yayasan Amirul Ummah Salurkan 820 Al-Qur’an untuk Santri di Lampung

12 May 2026 - 11:23 WIB

BRI Salurkan Bantuan untuk Warga Kurang Mampu di Lampung Timur Lewat Program TJSL

6 May 2026 - 23:25 WIB

SMSI Lamtim Perkuat Internal Melalui Rakor

1 May 2026 - 21:47 WIB

Trending on Daerah