JALANUTAMA.COM, Lampung Timur — Desa Gunung Mas, Kecamatan Marga Sekampung, menjadi pusat perhatian pada Selasa, 28 Oktober 2025, ketika 2.000 peserta serentak memakan alpukat Siger dalam sebuah kegiatan yang kemudian tercatat sebagai rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Suasana meriah dan penuh kebersamaan tampak sejak pagi, menandai momentum yang tidak hanya berorientasi pada rekor, tetapi juga pada kebanggaan daerah dan promosi potensi pertanian lokal.
Acara pemecahan rekor ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati, serta Dandim 0429/Lampung Timur Letkol Inf Danang Setiaji.
Sejumlah pejabat daerah, kepala OPD, camat, hingga masyarakat dari berbagai desa turut menyemarakkan kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan menyampaikan apresiasi atas kreativitas Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang dinilainya berhasil menghadirkan kegiatan inspiratif dan bernilai ekonomi.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan hari ini. Ini bukan sekadar pemecahan rekor, tapi wujud gotong royong dan kebanggaan terhadap potensi lokal.”
“Alpukat Siger adalah bukti bahwa daerah memiliki produk unggulan yang dapat dibawa ke tingkat nasional,” ujar Jihan.
Ia menambahkan, kegiatan ini selaras dengan upaya pemerintah provinsi dalam mendorong pengembangan ekonomi berbasis potensi daerah sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat.
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menegaskan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan kekompakan masyarakat.
Ia juga menyebut alpukat Siger sebagai komoditas pertanian unggulan dengan nilai ekonomi tinggi dan manfaat kesehatan yang signifikan.
Ribuan peserta tampak antusias mengikuti pembukaan resmi oleh Bupati Ela Siti Nuryamah, warga Gunung Mas, mengaku bangga bisa berpartisipasi dalam kegiatan yang mencatatkan nama Lampung Timur di rekor MURI.
“Kami bangga Lampung Timur masuk rekor MURI. Selain itu, jadi tahu manfaat alpukat Siger. Rasanya enak dan menyehatkan,” kata Siti.
Andi Saputra, peserta muda dari Marga Sekampung, berharap kegiatan semacam ini terus dilaksanakan untuk memperkuat kecintaan generasi muda terhadap produk pertanian lokal.
“Seru sekali, apalagi bisa kumpul ramai-ramai. Semoga kegiatan seperti ini rutin agar anak muda makin peduli produk daerah,” ujarnya.
Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Ela membuka secara resmi kegiatan pemecahan rekor MURI tersebut.
Pemerintah daerah berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bahwa melalui kebersamaan dan kerja keras, masyarakat Lampung Timur mampu menorehkan prestasi hingga ke tingkat nasional maupun internasional.(Adv)









