Menu ✖

Dark Mode
Penanganan Pohon Tumbang di Way Batanghari Belum Tuntas, PETIR: Jangan Saling Lempar Kewenangan September Hitam dan Aksi Kamisan: Suara HAM Tak Boleh Dibungkam DPRD Metro Sepakati Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Naik Rp29,9 Miliar Dugaan Pengondisian 14 Paket Pengadaan RSUD Lampung Timur Dilaporkan ke Kejati Lampung PDU Rejomulyo Perkuat Pemilahan Sampah Kota Metro DPRD Metro Sepakati KUA-PPAS 2027

Daerah

Transformasi Limbah di Sukoharum: Ketika Kampus Turun Tangan Cetak UMKM Cerdas

badge-check


					Transformasi Limbah di Sukoharum: Ketika Kampus Turun Tangan Cetak UMKM Cerdas Perbesar

JALANUTAMA.COM, PRINGSEWU — Kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) dan Universitas Muhammadiyah Metro kembali melahirkan inisiatif berdampak, Sabtu (3/8/2025).

Tim pengabdian dari dua perguruan tinggi ini melanjutkan rangkaian program pemberdayaan masyarakat di Desa Sukoharum, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu.

Setelah menggelar sosialisasi awal pada 20 Juli lalu, kegiatan terbaru kali ini menyasar dua fokus utama: demonstrasi pengolahan limbah kulit singkong menjadi beras analog, serta pelatihan pemasaran digital untuk pelaku UMKM lokal.

Sesi teknis dipandu oleh Mario Sandro, M.K.M., dosen Fakultas Kesehatan UMPRI, yang mempraktikkan langsung cara mengolah kulit singkong menjadi beras analog.

Proses ini melibatkan tahapan fermentasi, pengeringan, penggilingan, hingga pencetakan menjadi butiran beras siap konsumsi.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah membekali masyarakat dengan keterampilan langsung memproduksi pangan alternatif berbasis lokal,” ujar Mario.

Ia menekankan bahwa pendekatan praktis ini dapat diterapkan baik di skala rumah tangga maupun usaha mikro.

Usai sesi produksi, pelatihan dilanjutkan dengan materi pemasaran digital yang dibawakan oleh Desi Budiono, M.Pd., dosen dari UM Metro.

Dalam paparannya, Desi menggarisbawahi pentingnya strategi digital dalam memperluas pasar, terutama di tengah persaingan produk lokal.

“Tidak cukup hanya bisa memproduksi, UMKM juga harus cerdas memasarkan. Pemasaran digital adalah kunci efisiensi biaya sekaligus perluasan pasar,” kata Desi saat memandu pelatihan interaktif.

Peserta diberi pelatihan membuat konten promosi, memanfaatkan media sosial, hingga simulasi penggunaan platform e-commerce.

Desa Sukoharum dipilih bukan tanpa alasan. Kawasan ini dikenal sebagai sentra singkong, namun belum memiliki sistem pengolahan limbah dan pemasaran yang optimal.

Menurut Fatma Yuniarti, M.Pd., Ketua Tim Pengabdian, potensi besar justru terletak pada limbah yang selama ini diabaikan.

“Limbah kulit singkong yang selama ini dibuang, justru bisa menjadi peluang ekonomi jika diolah dengan tepat,” ujar Fatma.

Ia berharap masyarakat bisa bertransformasi menjadi pelaku usaha yang inovatif, mandiri, dan ramah lingkungan.

Lebih jauh, Fatma menekankan pentingnya peran universitas dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam tataran akademis, tetapi juga praktik lapangan.

“Ini bukan sekadar kegiatan kampus, tetapi bentuk nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kami ingin universitas hadir di tengah masyarakat, membangun dan mengabdi melalui ilmu yang bisa diterapkan langsung,” paparnya.

Program ini merupakan bagian dari agenda jangka panjang UMPRI dan UM Metro dalam mendorong inovasi produk pangan lokal yang sehat dan berdaya saing.

Pendekatan lintas disiplin dan kolaboratif diyakini menjadi kunci keberhasilan dalam membangun ekosistem UMKM yang tangguh dan berkelanjutan di desa. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Penanganan Pohon Tumbang di Way Batanghari Belum Tuntas, PETIR: Jangan Saling Lempar Kewenangan

23 September 2026 - 15:22 WIB

September Hitam dan Aksi Kamisan: Suara HAM Tak Boleh Dibungkam

12 September 2026 - 19:02 WIB

DPRD Metro Sepakati Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Naik Rp29,9 Miliar

11 September 2026 - 16:20 WIB

Dugaan Pengondisian 14 Paket Pengadaan RSUD Lampung Timur Dilaporkan ke Kejati Lampung

31 August 2026 - 13:04 WIB

PDU Rejomulyo Perkuat Pemilahan Sampah Kota Metro

28 August 2026 - 15:08 WIB

Trending on Daerah