Menu

Dark Mode
Kematian Sakdiyah di Jabung, Polisi: Terjadi Usai Cucunya Dibawa Ketika Sampah Kota Metro Menjadi Sandera Strategi Jemput APBN Berbuah Hasil, Metro Kantongi 400 Unit Program Bedah Rumah Pemkot Metro Mulai Terapkan Controlled Landfill 1 Agustus Warga Bangun Jalan Swadaya, Kadis PUPR Dinilai Inkompetensi HMI Desak Evaluasi RSUD Ahmad Yani Metro, Klaim Kamar Penuh Berbeda dengan Kondisi di Lapangan

Daerah

Korban Puting Beliung di Karangrejo Dapat Bantuan Langsung dari Wakil Wali Kota Metro

badge-check


					Korban Puting Beliung di Karangrejo Dapat Bantuan Langsung dari Wakil Wali Kota Metro Perbesar

JALANUTAMA.COM, METRO – Wakil Wali Kota Metro, Rafieq Adi Pradana, menyerahkan secara langsung bantuan kepada korban bencana puting beliung yang terjadi di Kelurahan Karangrejo, Metro Utara, pada Senin (19/05/2025).

Bantuan ini diberikan kepada 19 kepala keluarga yang terdampak bencana tersebut.

Peristiwa puting beliung itu sendiri terjadi pada bulan April 2025 lalu dan mengakibatkan kerusakan pada sedikitnya 19 rumah warga.

Beberapa di antaranya mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian atap rumah yang tersapu angin kencang.

Wakil Wali Kota Metro, Rafieq, menyampaikan pemerintah bergerak cepat untuk merespons bencana yang melanda Karangrejo.

Ia mengatakan bahwa sejak kejadian, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai elemen untuk segera menyalurkan bantuan.

“Bantuan hari ini kami serahkan dalam bentuk bahan bangunan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing rumah warga,” ujarnya.

Adapun, bantuan yang diberikan berupa kasur, seng, dan asbes yang akan digunakan untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak.

Dalam kesempatan itu juga, Wakil Wali Kota juga menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota Metro yang tidak bisa hadir secara langsung.

Disebutkan bahwa Wali Kota sedang menjalani tugas dinas luar kota di Jakarta atas undangan dari Kementerian.

“Beliau sangat memperhatikan hal ini dan terus menanyakan kapan bantuan bisa segera turun. Meski tidak bisa hadir, beliau menitipkan salam dan permintaan maaf kepada seluruh warga yang terdampak,” ujarnya di hadapan warga.

Ia menambahkan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi pemerintah daerah.

Menurutnya, bencana bisa datang kapan saja dan menimpa siapa saja tanpa bisa diprediksi.

“Ini juga menjadi evaluasi bagi kami sebagai kepala daerah. Kita harus siap siaga, dan mempercepat respons dalam penanganan bencana di masa depan,” imbuhnya.

Ia mengapresiasi gerak cepat dari jajaran kelurahan, kecamatan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro yang langsung turun ke lapangan sejak hari pertama kejadian.

Ia bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, meskipun ada satu rumah warga yang mengalami kerusakan hampir total.

“Saya lihat langsung kondisinya, atap rumahnya hampir semua hilang. Tapi alhamdulillah tidak ada yang luka atau sampai kehilangan nyawa,” katanya.

Pemerintah Kota Metro berkomitmen akan terus berupaya meningkatkan kecepatan informasi dan koordinasi dalam setiap kejadian darurat.

Ia berharap sistem komunikasi dan pelaporan bisa lebih cepat dan efisien.

“Ke depan, kami ingin ketika ada kejadian seperti ini, informasi bisa langsung kami terima dalam hitungan jam. Bukan hari,” katanya kepada camat dan lurah setempat.

Keterlambatan kunjungan dari pemerintah juga disebabkan karena berdekatan dengan masa libur Lebaran.

Namun demikian, ia menekankan bahwa perhatian terhadap warga tetap menjadi prioritas utama.

“Kami akui, baru bisa hadir di hari ketiga setelah kejadian. Tapi itu bukan berarti kami lambat. Kami tetap pantau dan tindak lanjuti terus dari awal,” tegasnya.

Disampaikannya, pemerintah tidak bisa menjamin bantuan 100 persen atas kerugian yang dialami warga. Namun, setidaknya bantuan yang diberikan bisa sedikit meringankan beban para korban.

“Kami mohon maaf jika belum bisa memberikan bantuan secara penuh. Tapi percayalah, kami hadir untuk membantu dan mendampingi Bapak-Ibu sekalian,” ujarnya.

Para relawan yang turun ke lokasi sejak hari pertama bencana juga mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Metro tersebut.

Menurutnya, solidaritas masyarakat dan relawan menjadi kunci utama dalam pemulihan pasca-bencana.

“Jangan ragu untuk melapor kepada kami. Pemerintah daerah, termasuk Bapak Wali Kota, selalu siap untuk turun langsung membantu,” katanya menutup sambutan.

Para warga yang menerima bantuan tampak bersyukur dan berterima kasih atas perhatian dari pemerintah daerah. Mereka berharap bantuan ini dapat mempercepat pemulihan rumah-rumah yang rusak.

Dengan tersalurkannya bantuan tersebut, warga Karangrejo mulai kembali memperbaiki rumah masing-masing. Pemerintah Kota Metro berjanji akan terus memantau perkembangan hingga kondisi benar-benar pulih. (ADV)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kematian Sakdiyah di Jabung, Polisi: Terjadi Usai Cucunya Dibawa

20 August 2026 - 10:58 WIB

Ketika Sampah Kota Metro Menjadi Sandera

18 August 2026 - 17:44 WIB

Strategi Jemput APBN Berbuah Hasil, Metro Kantongi 400 Unit Program Bedah Rumah

29 July 2026 - 17:37 WIB

Pemkot Metro Mulai Terapkan Controlled Landfill 1 Agustus

27 July 2026 - 22:09 WIB

Warga Bangun Jalan Swadaya, Kadis PUPR Dinilai Inkompetensi

22 July 2026 - 14:07 WIB

Trending on Daerah