JALANUTAMA.COM, METRO — Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso meresmikan Gedung Dhammasekha Vidya Dipa di Kota Metro, Senin (20/7/2026).
Peresmian ini menjadi upaya mendukung pendidikan keagamaan Buddha sekaligus memperkuat pembentukan karakter generasi muda.
Bambang mengatakan, pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan integritas, kepedulian sosial, dan sikap toleran dalam keberagaman.

“Pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki integritas, karakter luhur, kepedulian sosial, serta mampu hidup berdampingan dalam keberagaman,” ujar Bambang.
Ia berharap gedung tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pusat pembelajaran, pembinaan karakter, dan pengembangan kreativitas peserta didik.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, Supriyadi, mengapresiasi pembangunan fasilitas tersebut.
Ia menjelaskan, Dhammasekha Vidya Dipa menyelenggarakan dua jenjang pendidikan, yakni Nava Dhammasekha yang setara dengan pendidikan anak usia dini dan Mula Dhammasekha yang setara dengan sekolah dasar.
Supriyadi juga berharap Pemerintah Kota Metro mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui akreditasi dan pemenuhan kebutuhan guru agama Buddha.
Menurutnya, pendidikan keagamaan perlu disertai penerapan nilai moral, kejujuran, toleransi, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Ketua Yayasan Buddha Gaya Indonesia, Fenny Anggraini, mengatakan peresmian gedung tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan Buddhis yang berkualitas.
Ia menegaskan, yayasan berkomitmen membangun lingkungan belajar yang kondusif sekaligus membentuk peserta didik yang berpengetahuan dan berbudi pekerti luhur.
Ketua Pelaksana Yuslim Suryawan menyampaikan pembangunan gedung tersebut terlaksana berkat kolaborasi panitia, pemerintah, yayasan, donatur, dan masyarakat.
Ia berharap fasilitas baru itu dapat meningkatkan semangat belajar serta mendukung tenaga pendidik dalam memberikan layanan pendidikan.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Supriyadi bersama Bambang Iman Santoso.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Sangha Agung Indonesia Provinsi Lampung, jajaran Kementerian Agama, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan. (ADV)










