JALANUTAMA.COM, METRO — Pemerintah Kota Metro bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Metro mengevaluasi pelaksanaan Sensus Ekonomi melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Aula Pemerintah Kota Metro, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso.
Monev digelar untuk mengevaluasi perkembangan pendataan di lapangan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petugas sensus.
Berbagai persoalan dalam pelaksanaan pendataan dibahas melalui koordinasi lintas sektor agar dapat segera ditindaklanjuti.
Pertemuan juga membahas penguatan sinergi antara pemerintah kelurahan, pengurus RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), dan petugas sensus.

Bambang mengatakan keterlibatan seluruh unsur kewilayahan diperlukan untuk memastikan proses pendataan berjalan lancar dan menjangkau seluruh sasaran.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPS Kota Metro, seluruh petugas sensus, serta seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan kegiatan ini,” ujar Bambang.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan Pemerintah Kota Metro, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta instansi vertikal seperti Kementerian Agama yang turut melibatkan madrasah dalam pendataan.
Menurut Bambang, keberhasilan Sensus Ekonomi bukan hanya menjadi tanggung jawab BPS dan petugas sensus. Pemerintah dan masyarakat juga memiliki peran dalam mendukung proses tersebut.
Ia menilai data yang dihasilkan melalui Sensus Ekonomi memiliki peran strategis bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan, khususnya sektor perekonomian.
Data yang akurat, kata dia, dapat membantu pemerintah memetakan kondisi dan potensi ekonomi daerah, merancang program pemberdayaan usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Karena itu, saya mengajak seluruh jajaran dan pemangku kepentingan untuk terus memperkuat koordinasi dan memberikan dukungan terhadap petugas sensus di lapangan. Semakin baik data yang kita miliki, semakin tepat pula kebijakan pembangunan yang dapat kita susun,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Metro Arum Purbowati menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi.
Ia meminta masyarakat memberikan informasi kepada petugas sensus secara benar, lengkap, dan sesuai kondisi riil di lapangan.
Menurut Arum, keterbukaan dan partisipasi aktif masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk menghasilkan data statistik yang berkualitas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Data yang benar dan lengkap sangat penting karena akan menjadi bagian dari dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan.”
“Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan memberikan data sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas sensus,” ujar Arum.
Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Sensus Ekonomi tersebut berlangsung tertib dan lancar.
Melalui forum itu, Pemerintah Kota Metro, BPS, dan para pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat sinergi dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi.
Pemerintah Kota Metro berharap kolaborasi hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan lingkungan masyarakat terus diperkuat sehingga Sensus Ekonomi dapat menghasilkan basis data ekonomi yang valid sebagai pijakan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan berbasis data.(ADV)










