JALANUTAMA.COM, Metro – Pemerintah Kota Metro menyalurkan sejumlah bantuan alat dan sarana produksi bagi kelompok tani, kelompok ternak, dan pembudidaya ikan.
Program ini digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendorong peningkatan produksi di tiga sektor utama: pertanian, peternakan, dan perikanan.
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, mengatakan sektor pertanian masih memegang peranan strategis dalam pembangunan daerah. Selain sebagai penyedia bahan pangan, pertanian dinilai menjadi penyangga ekonomi masyarakat serta instrumen penting untuk menekan angka kemiskinan.
Ia menjelaskan komitmen Pemkot Metro sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, terutama dalam agenda mewujudkan swasembada pangan nasional. “Meskipun berstatus kota, Metro memiliki potensi pertanian yang besar,” ujarnya.
Kota Metro tercatat memiliki luas lahan sawah mencapai 2.588,89 hektare, yang disebut sebagai aset penting dan harus dimanfaatkan secara optimal.
Adapun bantuan yang dibagikan mencakup 32 unit pompa air 3 inci bagi 32 kelompok tani. Bantuan tersebut berasal dari APBN Kementerian Pertanian Tahun 2025. Selain itu, pemerintah daerah juga menyalurkan 66 ekor kambing jenis jawarandu kepada tiga kelompok ternak.
Pada sektor perikanan, bantuan diberikan dalam bentuk benih ikan, terpal HDPE, pompa, dan pakan bagi sembilan kelompok pembudidaya ikan. Bantuan ini bersumber dari APBD Kota Metro.

Wali Kota berharap berbagai bantuan tersebut dapat digunakan secara maksimal untuk meningkatkan produksi padi, memperluas populasi ternak kambing, serta menambah hasil produksi ikan.
Ia menilai optimalisasi bantuan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan petani, peternak, dan pembudidaya ikan di wilayahnya.
Dalam kesempatan itu, Bambang juga menyampaikan apresiasi kepada para petani yang selama ini menjaga ketersediaan pangan daerah.
Ia mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi, berinovasi, dan bekerja bersama membangun sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berdaya saing. (ADV)












